Rabu, 31 Juli 2013

Jogja #SaveEgypt

Kudeta atas pemerintah yang sah di Mesir disertai dengan pembantaian rakyatnya dari hari ke hari memicu kecaman dari seluruh dunia. Berbagai negara telah dengan lantang menyuarakan kecamanannya atas pemerintah tidak sah Mesir hasil kudeta. Namun, Indonesia belum menentukan sikapnya dengan tegas. Jangan harapkan ketegasan dari presiden kita yang terhormat itu. Maka dari itu, berbagai elemen masyarakat di Indonesia melakukan aksi sendiri tanpa harus menunggu sikap tegas dari presidennya. Tak terkecuali di Jogja. Kami menamakan diri "Aliansi Pemuda Peduli Dunia Islam" (APPDI). Kami melakukan aksi damai di titik 0 km Jogja pada Hari Selasa, 30 Juli 2013.

Persiapan kami cukup singkat, hanya kurang lebih 3 hari. Namun, karena dukungan dari banyak pihak, amunisi aksi dapat kami kerjakan dengan sebaik-baiknya. Kami membuat amunisi berupa flyer, stiker, poster, spanduk, kaos, dan yang paling menarik adalah 1000 bunga dan takjil yang kami bagikan kepada masyarakat di sekitar titik 0 km.

Sebelumnya, kami membuat publikasi untuk mengajak siapa saja yang mau bergabung dalam aksi.



Inilah proses pembuatan 1000 bunga. Awalnya, kami ragu bisa membuat 1000 bunga dalam waktu 2 hari. Ternyata Allah memberikan kami kemudahan. Banyak yang datang membantu pembuatan 1000 bunga itu, hingga terkumpul 1200-an tangkai bunga!

Pembuatan bunga di Kontrakan Mahasiswa "Qurrota A'yun"
Di tengah pembuatan bunga, kami tetap shalat tepat waktu
Segunung bunga ini berjumlah 250 tangkai
Bunga yang dibuat di kontrakan "Mumtazah"
Love to Egypt. Bunga yang dibuat di kontrakan Mbak Shoimah

Kemudian, ini bungkus takjil yang akan kami bagi. Isinya teh gelas, snack ringan, ditambah flyer dan stiker, dibungkus dengan plastik dan dipita dengan rapi. :)

1000 takjil

Ini kaos #SaveEgypt buatan anak KMFH:



KMFH yang seharusnya kepanjangan dari "Keluarga Muslim Fakultas Hukum", diplesetkan menjadi "Keluarga Mesir Fakultas Hukum", haha



Amunisi yang dibuat oleh anak-anak Asrama PPSDMS:

Kreatif!

Ketika aksi, dresscode kami adalah putih.



Ini dia aksi kami:

Barisan akhwat

Seru kan? :)
Barisan ikhwan

Aksi kami tidak hanya di titik 0 km saja, tapi juga di Socmed. Sejak tanggal 29 Juli malam, kami meramaikan Twitter dengan hashtag #SaveEgypt. Sampai paginya pun masih bertahan di posisi nomor 1 Trending Topic Worldwide.

Kami selalu berdoa untuk Mursi. Mursi, you are not alone!


Yeah, pokoknya, whatever happens, Indonesia #SaveEgypt

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar